MUSYAWARAH EDUKASI APLIKATIF ZAKAT FITRAH TERINTEGRASI PEMBELAJARAN FIKIH DI MTSN 2 GARUT TAHUN 2026
Selasa, 10 Februari 2026

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Garut menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Edukasi Aplikatif Zakat Fitrah yang terintegrasi dengan materi pelajaran Fikih. Kegiatan ini merupakan upaya penguatan pembelajaran kontekstual yang mengaitkan pemahaman teori keagamaan dengan praktik nyata dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya terkait pelaksanaan zakat fitrah.
Kegiatan ini digagas oleh Kepala Madrasah MTsN 2 Garut, Bapak H. Asep Sodikin, S.Pd., MM, dan dilaksanakan melalui sinergi antara Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) bersama jajaran pimpinan madrasah, yaitu Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Bapak Deni Mohamad Toha, M.Ag, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Bapak Muhda, S.Pd, Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bapak Dadang Hamjah, S.Ag, serta Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Bapak Encep Saepul Kamal, S.Pd, Bapak Ayi rahmat Sulaeman,S.Pd (Guru Olah Raga) dan Bapak Teni Hidayat,S.Pd (Guru Bahasa Indonesia) serta didukung oleh guru-guru yang relevan dengan bidang keagamaan dan kemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, musyawarah ini dirancang sebagai sarana edukasi aplikatif agar peserta didik tidak hanya memahami zakat fitrah secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya sesuai tuntunan syariat Islam dan kondisi sosial masyarakat. Materi yang dibahas meliputi pengertian zakat fitrah, hukum dan dasar dalilnya, syarat wajib, waktu pelaksanaan, kadar zakat, hingga mekanisme pendistribusian kepada mustahik yang berhak menerimanya.
Kepala Madrasah MTsN 2 Garut, Bapak H. Asep Sodikin, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis nilai dan karakter. “Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan memiliki pemahaman Fikih yang utuh, tidak hanya pada tataran teori, tetapi juga pada praktik ibadah yang benar dan berdampak sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Bapak Deni Mohamad Toha, M.Ag, menegaskan bahwa kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam penguatan peran madrasah di tengah masyarakat. “Edukasi zakat fitrah ini menjadi media pembelajaran sekaligus pembiasaan sosial bagi peserta didik agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab keumatan,” tuturnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Muhda, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan pembelajaran intrakurikuler. “Musyawarah ini merupakan implementasi pembelajaran kontekstual Fikih yang mendorong siswa belajar aktif, berdiskusi, dan memahami materi secara mendalam,” jelasnya.
Dari sisi sarana pendukung, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Bapak Dadang Hamjah, S.Ag, menyampaikan bahwa madrasah berkomitmen menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran keagamaan. “Kami memastikan sarana pendukung kegiatan edukatif seperti ini dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Adapun Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Encep Saepul Kamal, S.Pd, menambahkan bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap pembinaan karakter siswa. “Nilai-nilai kepedulian, empati, dan tanggung jawab sosial dapat tumbuh melalui pemahaman zakat fitrah yang aplikatif,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, para Guru PAI MTsN 2 Garut turut menegaskan pentingnya kegiatan ini. Bapak Wawan Kurniawan, S.PdI menyampaikan bahwa zakat fitrah merupakan materi Fikih yang sangat relevan dengan kehidupan siswa. “Melalui musyawarah ini, siswa tidak hanya tahu hukum zakat, tetapi juga memahami hikmah dan manfaat sosialnya,” ujarnya.
Bapak R. Sidik Rosid, S.Ag menambahkan bahwa pendekatan musyawarah membuat pembelajaran lebih hidup dan bermakna. “Diskusi dan praktik langsung membantu siswa memahami zakat fitrah secara komprehensif,” ungkapnya.
Sementara itu, Bapak Aam Ridwan, M.Pd menekankan bahwa kegiatan ini melatih siswa berpikir kritis dan bertanggung jawab. “Siswa diajak memahami zakat sebagai ibadah sekaligus solusi sosial,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Bapak Taufik Hasan, S.PdI, yang menuturkan bahwa edukasi aplikatif ini menjadi bekal penting bagi siswa. “Kami berharap siswa mampu mengamalkan ilmu Fikih dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya Musyawarah Edukasi Aplikatif Zakat Fitrah ini, MTsN 2 Garut berharap pembelajaran Fikih semakin bermakna, aplikatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kontributor : Deni Mohamad Toha, M.Ag
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
RAPAT DINAS AWAL MASUK SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2025–2026 MTsN 2 GARUT
Dalam rangka mengawali pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025–2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Garut menyelenggarakan Rapat Dinas Awal
PEMBIASAAN PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH SEBAGAI WUJUD KECINTAAN TERHADAP TANAH AIR DI MTSN 2 GARUT
Senin, 09 Februari 2026 Garut MTsN 2 Garut secara konsisten melaksanakan kegiatan pembiasaan pengibaran Bendera Merah Putih setiap hari Senin sebagai salah satu upaya menanamkan nila
PEMBINAAN GURU OLEH PENGAWAS BINA TENTANG KOKURIKULER DAN KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC) MTsN 2 GARUT
Kamis, 5 Februari 2026 Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta profesionalisme guru di lingkungan madrasah, diperlukan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan dari Peng
PELAKSANAAN PEMILU OSIM MTSN 2 GARUT TAHUN 2026 PERIODE 2026–2027
Senin, 09 Februari 2026 MTsN 2 Garut melaksanakan kegiatan PEMILU (Pemilihan Umum) Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM Tahun 2026 untuk periode kepengurusan 2026–2027 pad
IMPLEMENTASI DAN PENGENALAN PAMERAN SENI RUPA KELAS IX MTSN 2 GARUT TAHUN 2026
Selasa, 10 Februari 2026 MTsN 2 Garut melaksanakan kegiatan implementasi dan pengenalan Pameran Seni Rupa bagi peserta didik kelas IX sebagai bagian dari pembelajaran Seni Budaya. Ke